Kunjungan ke BKPSDM Kota Tangerang yang berlokasi di kawasan Karawaci, Tangerang, tersebut tidak hanya untuk memastikan kesediaan lembaga tersebut menjadi asesor dalam seleksi calon Sekda Lombok Barat, tetapi juga untuk mempelajari praktik pengembangan kompetensi ASN melalui Corporate University yang telah diterapkan di Kota Tangerang.
"Kedatangan kami disamping ingin memastikan pihak BKPSDM Kota Tangerang tetap menjadi asesor, kami juga harus belajar ke daerah yang telah menerapkan sangat maju dalam manajemen talenta. Banyak hal yang kami diskusikan dan justru membuat kami ingin bekerja sama dalam hal _Corporate University_," jelas Akhkam.
Menurut Akhkam, pengalaman Kota Tangerang dalam mengembangkan manajemen talenta dan sistem pembelajaran bagi ASN menjadi hal yang penting untuk dipelajari Lombok Barat. Karena itu, peluang kerja sama dengan BKPSDM Kota Tangerang dalam pengembangan kompetensi ASN menjadi salah satu hal yang menarik dari kunjungan tersebut.
Di sisi lain, terkait pelaksanaan seleksi calon Sekda Lombok Barat, BKPSDM Kota Tangerang memastikan kesediaannya untuk tetap menjadi lembaga asesor. Bahkan, pihak BKPSDM Kota Tangerang menyiapkan tiga orang asesor untuk mengikuti proses tersebut.
"Sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak Lombok Barat, kami akan datang di tanggal 23 dan 24 September ini," ujar Jatmiko, Kepala BKPSDM Kota Tangerang.
BKPSDM Kota Tangerang sebelumnya telah ditetapkan sebagai lembaga asesor karena memiliki sertifikasi nasional serta menorehkan berbagai prestasi nasional dalam pengembangan kompetensi ASN. Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha juga tetap meminta agar BKPSDM Kota Tangerang menjadi asesor dalam proses seleksi calon Sekda Lombok Barat.
Akhkam berharap seluruh tahapan seleksi tetap berjalan sesuai arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia juga berharap masih terdapat ASN yang berminat mengikuti seleksi calon Sekda Lombok Barat.
"Masih ada waktu sampai tanggal 17 September nanti. Saya tetap berharap semoga dapat diikuti oleh para pendaftar yang lain selain 7 yang sudah terlebih dahulu mendaftar," tegas Akhkam.
Ia menegaskan akan terus berkonsultasi dengan BKN, baik melalui Kantor Regional maupun BKN pusat, sehingga proses Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Lombok Barat dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Lombok Barat Baiq Mustika Dwi Adni menjelaskan bahwa konsep Corporate University yang diterapkan di Kota Tangerang dikenal dengan nama Tangerang Government University (Gorvu). Sistem tersebut mengintegrasikan pembelajaran, pekerjaan, manajemen pengetahuan, pengembangan kompetensi, teknologi pembelajaran, manajemen talenta, serta kebutuhan strategis organisasi pemerintah.
"Gorvu di Tangerang sudah berjalan lebih dari 3 tahun di mana seluruh organisasi pemerintah dijadikan tempat belajar. Jadi seorang ASN bisa belajar melalui pelatihan formal, coaching, mentoring, praktik pekerjaan, sharing pengalaman antar-OPD, pembelajaran digital dan lain sebagainya," papar Baiq Mustika.
Menurutnya, pola tersebut menarik untuk dipelajari karena pengembangan kompetensi ASN tidak hanya dilakukan melalui pendidikan atau pelatihan formal. Organisasi perangkat daerah juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi ASN melalui praktik kerja, berbagi pengalaman, pendampingan, hingga pembelajaran digital.
"Kita belajar tidak hanya organisasinya, tapi bagaimana praktik dalam peningkatan kompetensi ASN yang akan menunjang upaya kita dalam mencapai target-target yang tertuang dalam RPJMD," katanya.
Baiq Mustika mengatakan, pengalaman Kota Tangerang tersebut membuka peluang bagi Lombok Barat untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan kompetensi ASN. Kerja sama tersebut nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan target pembangunan yang telah ditetapkan.
"Kita dimungkinkan menjalin kerja sama. Kami akan laporkan kepada Bu Wabup. Proses pembelajaran secara daring dan bersertifikat dan kita bisa memilih kompetensi apa yang dibutuhkan dalam rangka pencapaian target dalam RPJMD," pungkasnya.
(SudutNTB.com/Red)
