Berkat TMMD Kodim 1606, Petani Gula Aren Kini Nikmati Akses Lebih Mudah

 

Lombok Barat, NTB — SudutNTB.com - Senyum lega terpancar dari wajah H. Misnah (52), seorang petani sekaligus pembuat gula aren asal Desa Giri Madia, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Ia tak menyangka, impiannya untuk memiliki akses jalan yang layak menuju kebun arennya akhirnya terwujud melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang dilaksanakan oleh Kodim 1606/Mataram.

Program tersebut membuka jalan penghubung sepanjang ±2 kilometer antara Desa Dasan Geria dan Desa Giri Madia, sehingga memudahkan mobilitas warga dan memperlancar distribusi hasil bumi.

Sebelum jalan ini dibuka, H. Misnah membutuhkan waktu 25–30 menit untuk mencapai kebunnya dengan sepeda motor. Kini, jarak itu dapat ditempuh hanya dalam 5–10 menit.

“Alhamdulillah, sekarang jauh lebih mudah. Dulu kalau hujan, jalan licin sekali dan sulit membawa hasil gula. Sekarang lancar, bisa kirim lebih cepat ke pasar,” ungkap H. Misnah penuh syukur.

Menurut Sekretaris Desa Giri Madia, Saharudin, keberadaan jalan baru ini tidak hanya membantu petani gula aren, tetapi juga membuka potensi ekonomi baru bagi masyarakat dua desa.

“Selain petani aren, warga lain kini bisa lebih mudah mengangkut hasil bumi dan mengembangkan UMKM. Akses ini menjadi napas baru bagi ekonomi desa,” ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Giri Madia, Serma N. G. Manafe, menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

“Kami ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, terutama mereka yang menggantungkan hidup dari hasil bumi,” tegasnya.

Pembangunan jalan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan membuka harapan baru bagi petani seperti H. Misnah yang kini bisa bekerja lebih efisien serta meningkatkan kesejahteraannya.

(SudutNTB.com/Red)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak