SudutNTB.com MATARAM (29/6) — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri secara langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) sekaligus mengambil alih pelaksanaan apel pagi di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB. Didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, kehadiran orang nomor dua di NTB ini mengejutkan jajaran pegawai yang tengah bersiap memulai aktivitas kerja.
Dalam sidak tersebut, ditemukan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir dari pelaksanaan apel rutin harian. Hal ini menjadi atensi dan konsen serius bagi Wakil Gubernur. Beliau menegaskan pentingnya meningkatkan disiplin serta komitmen sebagai abdi negara yang melayani masyarakat. Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa tantangan kerja di sektor infrastruktur semakin kompleks. Oleh karena itu, pegawai di Dinas PUPR dituntut untuk tidak hanya menguasai bidang administrasi, tetapi juga memiliki kemampuan teknis yang kuat saat turun ke lapangan.
“Melalui sistem rotasi (rolling) staf dan penyebaran kompetensi yang baik, kita harapkan seluruh staf memiliki kemampuan yang setara. Baik dalam pendampingan pemeriksaan maupun pengecekan fisik di lapangan,” ujar Wakil Gubernur.
Secara khusus, beliau juga memberikan wejangan mengenai manajemen keuangan keluarga. Gaji dan tunjangan harus dijadikan penyemangat kerja dan dikelola secara bijak, bukan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif yang memicu jeratan pinjaman online (pinjol). Suasana apel sempat riuh saat Wakil Gubernur mengingatkan terkait data laporan dari Kepala BKD mengenai kedisiplinan dan kehidupan pribadi pegawai, termasuk isu poligami. Beliau mengingatkan para pegawai, khususnya yang baru lulus seleksi PPPK, untuk tetap rendah hati, tidak mengubah perilaku secara negatif, dan tetap setia kepada pasangan masing-masing.
Menutup arahannya, Wakil Gubernur menyampaikan salam hangat sekaligus apresiasi mendalam dari Gubernur NTB kepada seluruh keluarga besar Dinas PUPR dan mengajak seluruh pegawai untuk terus bekerja sebagai satu tim yang solid agar setiap beban kerja yang berat terasa lebih ringan, demi memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.
